Kamis, 24 Oktober 2013

teori sistem

BAB I
PEMBUKAAN

A.    Latar Belakang
Pendekatan secara keseluruhan yang dilakukan oleh seorang perawat terhadap clien sangat berpengaruh terhadap tindak keperawatan yang akan diberikan kepada clien tersebut. Karena sangat besarnya pengaruh pendekatan secara keseluruhan yang dilakukan oleh seorang perawat, sehingga masing-masing perawat dituntut untuk bisa melakukan proses pendekatan secara keseluruhan terhadap clien sesuai dengan aturan dan urutan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Oleh karena itu calon perawat dibekali wawasan tentang teori sistem pada pendekatan secara menyeluruh atau holistic care.

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimanakah tujuan dari penerapan teori sistem dalam tindak keperawatan?
2.      Bagaimanakah pengaruh teori sistem terhadap tindak keperawatan yang dilakukan oleh seorang perawat?
3.      Bagaimanakah cara penerapan teori sistem dalam proses pendekatan secara keseluruhan terhadap clien?

C.    Batasan Masalah
1.      Mengetahui tujuan dari penerapan teori sistem dalam tindak keperawatan.
2.      Menjelaskan tentang pengaruh teori sistem terhadap tindak keperawatan.
3.      Mengetahui bagaimana cara penerapan teori sistem ke dalam proses pendekatan secara keseluruhan.

D.    Tujuan dari Pembahasan Masalah
Diharapkan para mahasiswa/i fakultas keperawatan, mengetahui manfaat serta pengaruh teori sistem pada tindakan keperawatan dengan harapan dapat menerapkan dengan baik teori sistem pada pendekatan secara keseluruhan pada tindak keperawatan ketika mereka sudah terjun langsung pada masyarakat.

BAB II
PEMBAHASAN


A.    Pengertian Sistem Secara Umum
Sistem secara umum berarti sesuatu yang mempunyai hubungan saling keterkaitan antara masing-masing bagian dimana antara masing-masing bagian mempunyai fungsi dan tugas yang berbeda-beda namun antara masing-masing bagian tidak dapat dipisahkan dengan bagian yang lain sebab masing-masing bagian saling bekerja sama untuk mencapai satu tujuan yang sama.

B.     Pengertian Sistem Dilihat dari Ruang Lingkup Kesehatan
Jika sistem secara umum mempunyai pengertian seperti yang sudah dijelaskan, namun jika dilihat dari ruang lingkup kesehatan. Sistem yang dimaksud mempunyai arti kumpulan orang-orang dari berbagai bidang yang berkaitan dengan kesehatan (seperti apoteker, dokter, perawat, bidan, ahli gizi dan makanan) yang saling bekerja sama dan memiliki keterikatan antara satu sama lain guna meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

C.    Pengertian Teori Sistem
Teori sistem adalah teori yang menjelaskan tentang struktur penyusun proses pendekatan secara menyeluruh atau holistic care dengan menekankan pada pengurutan dalam menjalankan proses pendekatan secara menyeluruh atau holistic care dalam tindak keperawatan.

D.    Struktur pada Holistic Care dalam Tindak Keperawatan
Pada proses pendekatan secara menyeluruh atau holistic care dalam tindak keperawatan, terdiri dari tahapan-tahapan antara lain:
1.      Pengkajian
2.      Diagnosis keperawatan
3.      Perencanaan
4.      Pelaksanaan
5.      Evaluasi
E.     Siklus Proses Keperawatan
Text Box: KRS
F.     Tujuan Teori Sistem dalam Proses Keperawatan
Seperti halnya teori-teori pada umumnya, teori sistem pun mempunyai tujuan antara lain:
1.      Menggunakan metode yang baku, rasional (logis) dan sesuai.
2.      Setiap langkah dari proses keperawatan dilakukan secara sistematis (urut, rapi dan saling keterkaitan).
3.      Menjadikan kinerja perawat terstruktur.

G.    Pengaruh Penerapan Teori Sistem pada Tindak Keperawatan
Pengaruh penerapan teori sistem pada tindak keperawatan erat kaitannya dengan sifat-sifat proses keperawatan, sebagai berikut:
1.      Siklikal
proses keperawatan berjalan secara siklus yang dimulai dari pengkajian hingga tahap evaluasi, dimana siklus ini akan berjalan searah putaran jarum jam hingga masalah clien teratasi.
2.      Interdependent
tahap-tahap proses keperawatan merupakan suatu tahapan yang saling bergantungan, dimana masing-masing tahapan dibentuk berdasarkan tahapan sebelumnya.
H.    Cara Penerapan Teori Sistem ke dalam Tindak Keperawatan
Cara penerapan teori sistem ke dalam tindak keperawatan, cukup dengan memperhatikan:
1.      Mengetahui urutan dari masing-masing tahapan dalam tindak keperawatan.
2.      Menjalankan masing-masing tahapan sesuai dengan urutan yang sudah disepakati, dimulai dari urutan yang paling dasar.
3.      Memerlukan ketelitian, focus serta kecermatan dalam melakukan masing-masing tahapan.
4.      Setiap perawat dituntut untuk bisa menghimpun informasi tentang status kesehatan clien, guna pengumpulan data dan dokumentasi.























BAB III
PENUTUPAN


A.    Kesimpulan
Teori sistem sangat penting untuk diterapkan dalam melakukan tindak keperawatan terhadap clien, dengan tujuan:
1.      Menjadikan kinerja perawat terstruktur.
2.      Masing-masing perawat dapat menggunakan metode yang baku, rasional (logis) dan sesuai Standart Keperawatan.
3.      Setiap langkah dari proses keperawatan dilakukan secara sistematis (urut, rapi dan saling keterkaitan).
4.      Perawat dapat mengetahui urutan dari masing-masing tahapan dalam tindak keperawatan.
5.      Menjalankan masing-masing tahapan sesuai dengan urutan yang sudah disepakati, dimulai dari urutan yang paling dasar.

B.     Kritik dan Saran









DAFTAR PUSTAKA

1.      Nikmatur Rohmah& Saiful Walid. Januari 2012. Proses Keperawatan Teori dan Aplikasi. Edisi Baru. Jogjakarta: AR.RUZZMEDIA.
2.      Kutipan dari penjelasan Bu. Ike Yofasari. November 2012. Pendekatan Secara Holistic Dalam Tindak Keperawatan. Surabaya: Bu Ike Yofasari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar